Bisnis kecil dan menengah secara tidak proporsional
lebih mungkin terkena serangan cyber daripada bisnis besar. Pelaku ancaman dan penjahat cyber menginginkan data sensitif, dan bisnis kecil sering kali tidak memiliki waktu, uang, dan sumber daya yang memadai dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang lebih besar, menjadikan mereka target yang lebih mudah.
Untuk tetap unggul, fokus pada persiapan yang diharapkan penjahat cyber akan diabaikan oleh UKM. Mulailah dengan meneliti pentingnya elemen dasar keamanan cyber, seperti
keamanan titik akhir—yang melindungi perangkat seperti komputer, laptop, dan server dari potensi ancaman. Dengan pemahaman jelas tentang perlindungan yang tersedia, Anda dapat memilih solusi antivirus yang paling sesuai dengan kebutuhan dan sumber daya bisnis Anda.
Jika tidak yakin tentang cara melindungi diri dari ancaman cyber, carilah ahli. Penyedia layanan terkelola (MSP) dapat mengevaluasi kebutuhan keamanan perusahaan dan mengidentifikasi perangkat lunak antivirus yang dapat Anda gunakan untuk berlindung dari ancaman. Anggaplah ini sebagai kemitraan berkelanjutan—MSP, misalnya dapat memantau bisnis Anda dan menawarkan tips serta rekomendasi keamanan yang berkelanjutan.
Ikuti Microsoft Security