Penjelasan OAuth
OAuth adalah standar teknologi yang memungkinkan Anda untuk memberikan otorisasi pada satu aplikasi atau layanan agar dapat masuk ke aplikasi atau layanan lain tanpa perlu mengungkapkan data pribadi, seperti kata sandi. Jika Anda pernah menerima pesan seperti, “Masuk dengan Facebook?” atau “Izinkan aplikasi ini mengakses akun Anda?” Anda telah melihat penerapan OAuth secara langsung.
OAuth adalah singkatan dari Open Authorization, bukan autentikasi, karena sering kali dianggap demikian. Autentikasi adalah proses yang memverifikasi identitas Anda. OAuth memang melibatkan identitas Anda, tetapi tujuannya adalah untuk memberikan izin guna terhubung dengan lancar ke berbagai aplikasi dan layanan tanpa mengharuskan Anda membuat akun baru. OAuth menyediakan kemudahan pengalaman dengan memberi Anda opsi untuk memberikan otorisasi ke dua aplikasi untuk berbagi beberapa data tanpa mengungkapkan kredensial Anda. Layanan ini menyeimbangkan kenyamanan dan keamanan.
OAuth dirancang untuk berfungsi dengan Protokol Transfer Hiperteks (HTTP). Layanan ini menggunakan token akses untuk membuktikan identitas Anda dan memungkinkannya berinteraksi dengan layanan lain atas nama Anda. Jika layanan kedua ini mengalami kebocoran data, kredensial Anda pada layanan pertama akan tetap aman. OAuth adalah protokol standar terbuka yang diadopsi secara luas dan digunakan oleh sebagian besar pengembang situs web dan aplikasi.
Lebih penting lagi, OAuth tidak memberikan akses tak terbatas ke data Anda kepada layanan atau aplikasi pihak ketiga. Salah satu bagian dari protokolnya adalah menentukan data apa yang diizinkan untuk diakses oleh pihak ketiga dan tindakan apa yang dapat dilakukan pihak ketiga dengan data tersebut. Penetapan batasan semacam ini, serta perlindungan identitas secara umum, menjadi sangat penting dalam skenario bisnis ketika banyak orang memiliki akses ke berbagai informasi sensitif dan hak milik.
Ikuti Microsoft Security